Posted by Militerium on: 2007-04-13 15:19:46 in category: Navy [ Print | 0 Comment(s) ]
Isue perang melawan terror melibatkan semua unsur keamanan, termasuk keamanan laut/perairan. Kegiatan patroli perairan semakin ditingkatkan untuk mengawasi kawasan perairan dan menangkal penyusupan. Kegiatan patroli tidak saja dikawasan laut dan pantai tetapi juga difokuskan kesungai-sungai lebar yang dilakukan oleh unit-unit patroli kecil bersenjata lengkap.
KEMBALI KE BROWN WATER STRATEGY. Kegiatan patroli keamanan pantai dan sungai dikenal sebagai konsep operasi ‘Brown Water Strategy’, dilakukan oleh kapal-kapal kecil, termasuk perahu karet dengan persenjataan lengkap serta peralatan pendukung kapal lainnya.
Posted by Militerium on: 2007-04-10 16:04:52 in category: Navy [ Print | 0 Comment(s) ]
Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Slamet Soebijanto yang diwakili Asisten Kasal bidang Logistik (Aslog Kasal) Laksamana Muda TNI Ir. Yoedoko menerima satu buah Helikopter 105CB dari PT. Dirgantara Indonesia di hanggar PT. DI, di Bandung, Jumat Pagi (02/03).
Read more
News Source: TNI-AL
TNI-AL Intensifkan Komunikasi dengan AL Malaysia
Posted by Militerium on: 2007-04-03 12:54:58 in category: Navy [ Print | 1 Comment(s) ]
Jakarta (ANTARA News) - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) akan mengintensifkan komunikasi dalam forum `Navy to Navy Talk` dengan Tentara Laut Diraja Malaysia (TLDM), guna meningkatkan saling pengertian dan pemahaman terutama tentang wilayah perbatasan laut kedua negara.
Posted by Militerium on: 2007-03-29 09:33:55 in category: Navy [ Print | 2 Comment(s) ]
Jakarta, DMC – EDE Rostov-MIL PLC, Rusia sebagai supplier pengadaan Helikopter Mi-2 untuk TNI AL, telah menunjuk PT. Novanindro International Ltd. sebagai agen baru menggantikan PT Cerianaga Pertiwi dikarenakan kurang kondusif. Sementara itu sebagai lender baru ditunjuk BNP Paribas yang menggantikan Harmony Capital Sdn Bhn, Malaysia.
“Selanjutnya PT. Novanindro International. Ltd, yang telah ditunjuk sebagai agen baru di Indonesia akan menyelesaikan pengadaan Helikopter MI-2 untuk TNI AL, serta pihak Rostvertol PCL maupun EDE Rostov-MIL PLC akan bertanggung jawab terhadap penunjukkan ini,” jelas Direktur Jenderal Sarana Pertahanan Dephan, Marsda TNI Slamet Prihatino S, S.IP, Rabu (28/3), di Kantor Dephan, Jakarta.
Posted by Militerium on: 2006-10-19 16:04:52 in category: Navy [ Print | 0 Comment(s) ]
Industri galangan kapal nasional PT PAL Indonesia, mulai membangun dua kapal perang Landing Platform Dock (LPD) atau jenis kapal yang dapat mengangkut personel maupun peralatan-peralatan tempur. Hal itu dinyatakan ketika dilakukannya pemotongan baja pertama (first steel cutting) dan peletakkan lunas pertama (keel laying) pesanan Departemen Pertahanan (Dephan) di Surabaya belum lama ini, sebagai realisasi order pembuatan dari manufacturing dan purchase contract PT PAL dengan Daewoo International Corporation pada 28 Maret 2005.
Read more
News Source: TNI-AL
Ambalat Block
Posted by Militerium on: 2006-03-29 07:59:28 in category: Navy [ Print | 1 Comment(s) ]
Maret 2005 ditandai dengan suatu pertikaian
perebutan Ambalat Block di wilayah perairan Kalimantan Timur antara Indonesia dengan Malaysia. Pertikaian ini diawali dengan adanya kontrak antara perusahaan minyak Malaysia Petronas dengan pihak Shell dari Amerika Serikat. Pemerintah Indonesia beranggapan bahwa kontrak tersebut tidak sah karena Ambalat Block merupakan bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan pemerintah Indonesia telah menyampaikan protes resmi kepada pemerintah Malaysia.
Posted by Militerium on: 2005-10-18 11:16:29 in category: Navy [ Print | 0 Comment(s) ]
Republik Taiwan berencana akan meningkatkan kemampuan kapal selamnya dengan menambah persenjataan rudal anti-kpal permukaan (ASM) UGM-84 Harpoon.
Menurut berita yang diperoleh redaksi militerium.com, kapal selam yang akan dipersenjatai dengan rudal Harpoon tersebut adalah dua buah kapal selam kelas Sea Dragon (SS-793 Hai Lung dan SS-794 Hai Hu). Kedua kapal selam tersebut merupakan kapal selam buatan Belanda dari kelas Zwaardvis.
Posted by Militerium on: 2005-09-11 11:05:28 in category: Navy [ Print | 0 Comment(s) ]
EXPEDITIONARY FIRE SUPPORT SYSTEM. Korps Marinir Amerika Serikat (USMC) merupakan salah satu ujung tombak kekuatan militer Amerika Serikat (AS) yang sangat mobil dan dapat digerakkan kesegala penjuru dunia. Untuk memudahkan pengerahan pasukan marinir ini, mereka dikelompokan kedalam kekuatan Ekspedisi (Expeditionary) dari tingkat kecil berupa unit (MEU) sampai kepada kekuatan Brigade (MEF).
Untuk meningkatkan kemampuan daya gempur pasukan ekspedisi ini pihak Korps Marinir telah memesan Alut Sista baru berupa senjata Mortir caliber 120mm yang disebut sebagai EFSS (Expeditionary Fire Support System) yang memiliki jangkauan tembak antara 8,2 km sampai dengan 13 km (bomb mortar dipandu dengan system roket).
Kapal Perang Angkatan Laut AS Masa Depan (LCS, DD(X), CG(X))
Posted by Militerium on: 2005-06-08 10:16:31 in category: Navy [ Print | 0 Comment(s) ]
(Lockheed Martin Littoral Combat Ship design concept)
Jajaran Angkatan Laut Amerika Serikat kini telah bersiap diri untuk menyongsong masuknya armada kapal perang baru dengan teknologi mutakhir. Program penyiapan kapal perang baru ini melibatkan berbagai industri terkemuka, baik di Amerika Serikat maupun dari daratan Eropa. Program yang disebut sebagai Littoral Combat Ship ini merupakan pengembangan kapal perang permukaan (Surface Combatants). Selain program ini juga berlangsung pengembangan kapal permukaan jenis Destroyer dengan kode DD(X), dan Cruiser dengan kode CG(X).
Posted by Militerium on: 2005-06-05 08:07:42 in category: Navy [ Print | 3 Comment(s) ]
Singapura merupakan negara kota (City State) yang berdiri pada pulau kecil di Selat Malaka. Negara tersebut sangat bergantung pada perdagangan export dan import baik kepentingan negara itu sendiri atau kepentingan negara-negara di sekitarnya.
Posted by Militerium on: 2005-05-28 08:04:28 in category: Navy [ Print | 0 Comment(s) ]
Tanggal 17 sampai dengan 20 Mei 2005 telah berlangsung sebuah pameran Laut bertaraf internasional bertempat di Singapore Expo. Pameran dan konferensi Angkatan Laut ini dihadiri oleh beberapa petinggi militer dari kawasan Asia Pasifik.
Pada kesempatan pameran tahun ini lebih didominasi oleh kalangan Industri Eropa dan Amerika Serikat, sedangkan dari kawasan Asia hanya terwakili oleh Singapura, Korea Selatan dan India.
Posted by Militerium on: 2005-01-31 07:19:07 in category: Navy [ Print | 0 Comment(s) ]
Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagian besar wilayahnya merupakan wilayah laut dan posisi geografisnya diapit oleh samudera luas. Maka untuk sector pertahanan diperlukan keberadaan Angkatan Laut yang kuat dengan didukung kapal-kapal perang moderen.