Posted by Militerium on: 2007-04-16 04:19:14 in category: Army [ Print | 2 Comment(s) ]
MOA atau Minute of Arc atau arc minute merupakan standar perhitungan ketepatan menembak yang diterapkan dalam angkatan bersenjata, kepolisian maupun olahraga menembak di Amerika Serikat. MOA ini juga digunakan oleh para petembak runduk dalam menghitung prakiraan ketepatan dalam pembidikan target.
Standar satuan penghitungan menggunakan standar terminology ilmu pasti yaitu derajat, menit (′), dan detik (″). MOA merupakan satuan dari ukuran angular/sudut pada busur lingkaran (angular measurement), setara dengan seperenampuluh (1/60) dari satu derajat. Satu derajat didefinisikan sebagai satu per tigaratus enampuluh (1/360) dari sebuah lingkaran, 1 MOA sama dengan 1/21600 dari jumlah busur dalam lingkaran, atau (π/10800) radian.
Posted by Militerium on: 2007-04-14 14:26:31 in category: Army [ Print | 2 Comment(s) ]
Misi utama tim petembak runduk adalah untuk menghilangkan target tertentu dipihak musuh yang memiliki nilai startegis tinggi, dengan kemampuan penembakan dari jarak yang relative jauh dengan ketepatan sangat tinggi.
Seberapa jauh petembak runduk dapat menyelesaikan misi yang diembannya akan bergantung kepada kehandalannya (skill), pengetahuan (knowledge), pegertian (understanding) dan aplikasi dari bebarai teknik lapangan yang memungkinkan ia untuk bergerak, bersembunyi, melakukan observasi, dan mendeteksi target.
Posted by Militerium on: 2007-04-11 03:51:43 in category: Army [ Print | 3 Comment(s) ]
Malaysia diberitakan telah membeli 48 unit Tank Tempur Utama (MBT) PT-91M sebanyak 48 unit, lengkap berikut kekuatan pendukungnya sejumlah 6 unit kendaraan bengkel WZT-4, 5 unit PMC-90 Leguan Ran Jembatan, dan 3 unit OBRUM Gliwice MID-M obstacle-breaching vehicle. Total nilai kontrak dengan pihak Bumar-Polandia yang di Malaysia diwakili oleh MMC Defence sebesar 1,4 milyar Ringgit atau setara dengan 368 juta Dollar Amerika.
Posted by Militerium on: 2007-04-10 16:35:45 in category: Army [ Print | 1 Comment(s) ]
PT. Dirgantara Indonesia (PT DI) kembali menyerahkan satu pesawat NC212-200 dan dua unit helikopter NBO-105 kepada TNI AD di hanggar Aircrfat PT DI, di Bandung, Kamis. Sebelumnya, satu pesawat NC-212 MPA dan NBO-105 telah diserahkan PTDI kepada TNI AL pada Maret 2007 lalu, demikian PTDI menjelaskan kepada ANTARA, Kamis.
Posted by Militerium on: 2007-04-06 12:56:32 in category: Army [ Print | 1 Comment(s) ]
Jakarta (ANTARA News) - Panglima TNI, Marsekal TNI Djoko Suyanto mengatakan TNI siap bergabung dalam pasukan Islam untuk mengisi kekosongan pasukan tentara Amerika Serikat (AS) di Irak jika memang diperintahkan oleh pemerintah.
Posted by Militerium on: 2007-04-03 05:45:39 in category: Army [ Print | 3 Comment(s) ]
Pasukan khusus Malaysia terdiri dari Grup Gerak Khas (GGK), Pasukan Khas Laut (Paskal), VAT 69 dan Unit Tindakan Khas (UTK). Malaysia juga memiliki pasukan gerak cepat dengan kekuatan brigade, disebut Pasukan Aturgerak Cepat (PAC), namun PAC tidak dikategorikan sebagai Unit Operasi Khusus.
GGK merupakan elemen terbesar dalam jajaran pasukan khusus Malaysia, dasar kekuatan dalam korps AD adalah resimen komando. Misi dari GGK untuk mengetahui lokasi lawan, melaporkannya, memberikan peringatan dan mengganggu kekuatan lawan dengan infiltrasi jarak jauh. Selain itu melakukan operasi gabungan dalam operasi gerilya.
GGK juga disiapkan untuk berbagai operasi peperangan non-konvensional, pertahanan dalam negeri, pengintaian khusus dan operasi langsung, sebagai langkah mendukung sasaran kebijakan pemerintah dalam wilayah tanggung jawabnya.
Posted by Militerium on: 2006-12-11 05:03:28 in category: Army [ Print | 0 Comment(s) ]
36 personil pasukan TNI yang tergabung dalam Kontingen Garuda XXlll A saat ini berada Beirut Libanon. Pasukan ini dalam rangka melaksanakan tugas sebagai Pasukan Perdamaian di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Posted by Militerium on: 2005-12-28 10:00:00 in category: Army [ Print | 0 Comment(s) ]
Kendaraan Tempur Lapis Baja (Ranlapba) beroda ban atau biasa disingkat sebagai Pansrod (Panser beroda) dalam pasukan darat sangatlah diperlukan.
Terlebih lagi dengan ketersediaan versi-versi dari Pansrod ini dari mulai untuk transportasi pasukan, (APC/Armoured Personal Carrier), Pengintai dan kendaraan penghubung (Reccon & Liaison), pendukung penembakan pasukan infanteri (Fire support), ambulan sampai pada kendaraan pos komando.
Posted by Militerium on: 2005-08-04 10:09:55 in category: Army [ Print | 0 Comment(s) ]
Tahun lalu diperkenalkan senapan serbu baru dari pabrik Barrett yang telah dikenal dengan produksi senapan runduk anti-material caliber .50 (12,7mm). Kali ini senapan serbu dengan kode militer M468 menggunakan caliber 6,8x43mm.
Mengapa menggunakan caliber 6,8x43mm? Beberapa pertimbangan diambil berdasarkan penelitian lapangan
pada unit-unit pasukan darat, terutama di Amerika Serikat. Pertimbangannya antara lain; amunisi caliber 7,62x51mm NATO dianggap sebagai terlalu besar tenaganya (overpower) sementara caliber 5,56x45mm dianggap kurang besar tenaganya (underpower).
Posted by Militerium on: 2005-07-30 09:58:09 in category: Army [ Print | 2 Comment(s) ]
Angkatan Bersenjata India terus berupaya untuk mandiri dalam pemenuhan kebutuhan peralatan militernya bagi semua matra. Perkembangan industri strategis pendukung pertahanan dalam negeri disokong penuh oleh pemerintah.
Perkembangan industri strategis India juga didukung oleh lembaga Penelitian dan Pengembangan (DRDO – Defence Research and Development Organisation) yang sangat memadai. Dengan demikian India dapat menekan
Posted by Militerium on: 2005-07-24 09:50:08 in category: Army [ Print | 0 Comment(s) ]
Kendaraan Tempur Lapis Baja Beroda Ban atau Panser Beroda (Pansrod) Boxer pesanan Angkatan Bersenjata Jerman dan Kerajaan Belanda, pengembangannya terus berlangsung setelah dilakukan revisi atas kontrak dengan perusahaan Artec GmbH. pada bulan November 2004 yang lalu.
Pemesanan Pansrod Boxer 8x8 sebelumnya melibatkan pihak Inggris, tetapi akhirnya Inggris mengundurkan diri dari program ini. Sehingga kini konsursium yang bergabung dalam pengembangan Boxer ini tinggal Krauss-Mafei Wegmann (Jerman), Rheinmetall Landsysteme (Jerman) dan Stork PWV (Belanda).
Posted by Militerium on: 2005-05-31 08:49:16 in category: Army [ Print | 0 Comment(s) ]
Kendaraan dengan kemampuan khusus menjadi salah satu pilihan bagi kalangan militer terutama bagi pasukan darat. Selain untuk sarana dukungan logistic praktis juga untuk kepentingan lainnya.
Pada akhir tahun 1980-an sebuah industri kecil di Inggris - SUPACAT - berhasil menciptakan kendaraan serbaguna dengan ukuran kecil dengan kemampuan serba guna dan mampu mendukung mobilitas battalion artileri ringan (caliber 105mm) baik untuk menarik meriam maupun mengangkut amunisi dan perlengkapan lainnya.
Posted by Militerium on: 2005-05-05 07:05:59 in category: Army [ Print | 0 Comment(s) ]
Perkembangan teknologi militer ternyata tidak akan meninggalkan perlunya kehadiran pasukan tempur darat yang dikenal sebagai pasukan infanteri. Dengan berakhirnya era Perang Dingin, Negara yang tadinya tergabung dalam Blok Barat menjadi pihak yang terus melaju dalam pengembangan teknologi kemiliteran. Hal ini juga ditunjang dengan kestabilan ekonomi mereka.
Posted by Militerium on: 2004-12-27 04:58:03 in category: Army [ Print | 0 Comment(s) ]
Berdasarkan informasi lapangan, ditemukan beberapa varian baru RPG (Rocket Propelled Grenade) digunakan dalam melawan invasi Amerika di Irak. Varian RPG Soviet terkini RPG-27 dan RPG-29 tersebut diyakini telah banyak menghancurkan kendaraan-kendaraan Amerika disana.
Varian baru tersebut merupakan versi RPG generasi ketiga yang lebih dahsyat dan mematikan dibandingkan seri populer RPG-7.
Posted by Militerium on: 2004-12-13 13:13:05 in category: Army [ Print | 0 Comment(s) ]
Pabrik senjata Israel IMI kini telah memproduksi senapan serbu Tavor
(TAR-21). Senapan dengan kaliber dasar 5.56mm dibuat dalam empat model.
Senapan ini dilengkapi dengan teropong bidik dan dapat dilengkapi
bipod. Sistem Bulpup (bullet puppy) menjadikan senapan ini sangat ideal
untuk pasukan komando atau pasukan Para.
Salah satu model dari TAR21 ini adalah; Micro Tavor yang dirancang
untuk kaliber 9mm/.40, namun dapat juga dibuat untuk kaliber 5.56mm,
memiliki panjang laras 24cm. Untuk megasen kal. 5.56mm dibuat standar
dengan isi 30 butir. Kemampuan penembakan berlanjut dapat mencapai
kecepatan 750-900 butir per menit.
Posted by admin on: 2004-12-10 11:16:39 in category: Army [ Print | 0 Comment(s) ]
Sarana pendukung daya gerak pasukan tempur menjadi penting ketika
penyebaran pasukan harus dilaksanakan. Demikian juga yang terjadi pada
pasukan AS yang bertugas di Iraq.
Setelah jatuhnya Saddam Hussein, pasukan AS menyatakan bahwa mereka
mmerlukan tambahan Jeep Hummer sekitar 20.000 unit dan juga tambahan
kendaraan lapis baja baik M-1 Abrams maupun M-2 Bradley.
Keluhan prajurit dari medan operasi disampaikan kepada Menteri
Pertahanan AS Donald Rumsfelf ketika ia mengunjungi Camp Buehring di
Kuwait beberapa waktu lalu.
Memang beberapa unit tambahan Hummer telah dikirim, akan tetapi
jumlahnya masih belum memenuhi ideal, belum lagi dengan
serangan-serangan gerilyawan yang juga telah banyak menghancurkan
kendaraan jenis tersebut.
Untuk kendaraan lapis baja, diperlukan kendaraan yang solid dan mampu memberikan perlindungan bagi pasukan yang berada didalam kendaraan tersebut.
Beberapa prajurit menyatakan bahwa Ranlapba yang mereka pergunakan sebagai ‘scrap metal' yang kurang menjamin perlindungan bagi mereka. Baru-baru ini diumumkan bahwa pada Januari 2005, pihak US Army akan menerima M-2 Bradley yang telah disempurnakan sistem proteksinya. Ranlapba ini akan diberikan lapisan ERA model baru yang dikembangkan oleh Ballistic Research Laboratory.
Sejauh ini tercatat bahwa General Dynamics Armament and Technical Products (GDATP) menerima dua kontrak untuk melengkapi 140 unit M-2 Bradley dengan lapisan ERA yang baru (setiap kendaraan memerlukan 105 lembaran ERA). Dalam pengerjaannya dilakukan kerjasama dengan Rafael Ordnance Systems dari Israel. Sementara untuk M-1 Abrams masih diteliti sistem apa yang cocok guna menghadapi tembakan-tembakan RPG yang dilakukan oleh para gerilyawan Iraq.
Sumber : IDR Desember 2004, Reuters, Army Technology.
News Source: IDR Desember 2004, Reuters, Army Technology
Senapan Serbu, Sebuah Inovasi
Posted by admin on: 2004-12-08 10:27:47 in category: Army [ Print | 3 Comment(s) ]
Sebuah inovasi senapan serbu baru-baru ini diperkenalkan oleh
perusahaan Corner Shot Holding LLC, Miami, Amerika Serikat. Senapan
serbu ini dirancang dengan keunikan yang pernah digunakan oleh tentara
Jerman pada Perang Dunia II, yaitu memiliki laras bengkok yang gunanya
untuk melakukan penembakan kesamping. Untuk mudahnya disebut sebagai
corner shot.
Namun berbeda dengan pendahulunya, senapan baru ini dilengkapi dengan
berbagai sarana pendukung seperti kamera video berwarna guna melihat
target sasaran.
Penembak dapat melakukan penembakan sasaran yang berada pada sisi kiri
atau sisi kanannya, karena laras dirancang untuk dapat mengarah ke kiri
atau ke kanan. Target yang ditangkap oleh video kamera yang terletak
dibawah laras dapat dilihat pada layar monitor yang posisinya berada
pada bagian sisi senapan dekat receiver magazen.
Menurut perusahaan pembuatnya senapan ini telah digunakan oleh SWAT
team maupun unit-unit pasukan khusus. Senapan ini juga dapat dilengkapi
dengan; peredam suara, flash suppressor, paintball kit, dan red dot
sight. Senapan ini juga memiliki standar ISO 9001:2000.